Silabus Training Negotiation dan Conflict Resolution

Silabus Training Negotiation dan Conflict Resolution

Deskripsi Training Negotiation dan Conflict Resolution

Di lingkungan kerja yang dinamis, perbedaan pendapat adalah hal yang tidak terelakkan. Kemampuan untuk bernegosiasi dengan efektif dan menyelesaikan konflik secara konstruktif adalah keterampilan kritis yang menentukan keberhasilan individu maupun organisasi. Pelatihan ini bertujuan untuk mengubah konflik menjadi kolaborasi dan negosiasi menjadi solusi yang saling menguntungkan (win-win solution).

Tujuan Training Negotiation dan Conflict Resolution

  1. Memahami dinamika psikologis dalam negosiasi dan konflik.
  2. Menguasai teknik negosiasi yang taktis dan persuasif.
  3. Mampu mengidentifikasi gaya manajemen konflik pribadi dan menyesuaikannya dengan situasi.
  4. Meningkatkan kemampuan komunikasi untuk meredam ketegangan.
  5. Membangun hubungan profesional yang lebih kuat pasca-konflik.

Materi Training Negotiation dan Conflict Resolution

  1. Filsafat dan Dasar Negosiasi: Memahami perbedaan antara negosiasi distributif (menang-kalah) dan integratif (menang-menang).
  2. Persiapan Strategis: Menentukan Best Alternative to a Negotiated Agreement (BATNA), Zone of Possible Agreement (ZOPA), dan target harga/posisi.
  3. Psikologi Persuasi: Menggunakan prinsip Cialdini dalam memengaruhi keputusan pihak lain secara etis.
  4. Keterampilan Komunikasi Interpersonal: Teknik Active Listening, bertanya secara strategis, dan membaca bahasa tubuh lawan bicara.
  5. Anatomi Konflik: Mengidentifikasi akar penyebab konflik (perbedaan nilai, data, kepentingan, atau struktur).
  6. The Thomas-Kilmann Model: Mempelajari 5 gaya penanganan konflik: Competing, Collaborating, Compromising, Avoiding, dan Accommodating.
  7. Manajemen Emosi: Teknik tetap tenang di bawah tekanan dan menghadapi lawan bicara yang agresif atau sulit.
  8. Strategi Resolusi Kreatif: Teknik brainstorming solusi alternatif saat terjadi kebuntuan (deadlock).
  9. Etika dalam Negosiasi: Membangun reputasi dan kepercayaan jangka panjang.
  10. Simulasi dan Studi Kasus: Praktek langsung melalui role-play skenario nyata di dunia kerja.
Share the Post:

Related Posts

Hubungi Kami

Dapatkan informasi dan penawaran khusus untuk Anda!